Indonesian Youth Conference
Bahasa Indonesia English
Panitia

Siapa orang-orang yang berada dibalik Indonesian Youth Conference dan bagaimana cara menghubungi mereka?

Alanda Kariza
Program Director

Kecintaan Alanda pada dunia tulis-menulis mendorongnya untuk mempublikasikan buku pertamanya ketika ia berusia 14 tahun. Ia mendirikan komunitas sosial, The Cure For Tomorrow, yang bergerak di bidang pemberdayaan pemuda di bidang pendidikan dan lingkungan pada tahun 2006. Alanda menjadi finalis termuda CosmoGIRL! of The Year 2006 serta delegasi Indonesia di beberapa konferensi berskala nasional maupun internasional, termasuk Global Changemakers at the London Summit 2009. Baru-baru ini, Alanda dianugerahi oleh lembaga Ashoka Indonesia sebagai salah satu penerima penghargaan Young Changemakers AWards for Innovation in Clear Water and Sanitation. IYC lahir atas prakarsanya sebagai bagian dari program Community Action Projects (CAPs) Global Changemakers. Saat ini, Alanda kuliah di jurusan International Business, Binus International University.

Kezia Gabriella Agusta
Secretary

Murid SMP yang akan melanjutkan studinya ke SMAK 1 PENABUR ini menjadi seorang senior mangaka ketika umurnya masih 10 tahun di Machiko Manga School. Gaby juga berkontribusi dengan menjadi Ketua OSIS, Ketua GoGreenSchool Jakarta 2009, Children of Tomorrow AIESEC dan menjadi senior assistant di Academy of Art Jakarta. Ia mendirikan LSM Indonesian Initiator of Change dan advertising office Ganesha Graphic Studio. Gaby juga menjadi perwakilan Jakarta dalam National Young Journalist Congress dan Young Association Culture Project di Swedia. Kini ia selalu berurusan dengan kertas—blogger, freelance writer, dan mengurus administrasi IYC!

Fitra Kurniati
Financial Manager

Fitra selalu bangga sebagai seorang cheerleader, tapi ia juga merupakan seorang relawan yang berdedikasi. Ia tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk pergi ke Los Angeles sebagai Youth Exchange Study scholar dari Bina Antar Budaya (AFS Indonesia). Fitra telah menjadi relawan untuk  The Children’s Clinic Beach Walk, Heal The Bay – Coastal Clean Up, American Cancer Society’s Catwalk 4 A Cause dan Invisible Children Walk. Fitra mengurus keuangan IYC. Kontak Fitra jika kamu ingin menyumbang untuk IYC!

Communications

Ghian Tjandaputra Muhammad
Communications Coordinator

Pemuda yang kini sedang mempelajari politik, jurnalistik, dan environmental science di Monash University, Australia, ini menjadi salah satu dari delegasi pemuda Indonesia resmi pertama dalam KTT Iklim COP 15, Copenhagen. Ghian akan membawa nama Indonesia dalam G-20 Youth Summit di Vancouver, Canada, pada bulan Mei nanti. Ia juga menjadi volunteer dalam Power Shift, berkontribusi dalam OSIS sewaktu ia menjalani SMA di Labschool Kebayoran, juga peserta dalam Model Asia-Europe Meeting 2009 di Le Havre, Perancis. Ghian sangat peduli akan lingkungan hidup. Ghian akan dengan senang hati menjawab pertanyaanmu mengenai IYC.

Karina Adelita
Communications Assistant

Karina, yang saat ini berstatus sebagai Mahasiswi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, merupakan salah satu kontributor aktif di lingkungannya. Ia pernah menjadi pengurus OSIS di SMP-nya, Labschool Kebayoran, serta berkontribusi di Bulungan Cup, Gelar Kreativitas SMAN 70, Jazz Goes to Campus, FEUI Cup, dan Acoustic Across. Kalau kamu ingin membantu mempublikasikan IYC di sekolah kamu—terutama dalam bentuk poster, kamu bisa menghubungi Karina.

Rifat Najmi
Web Designer & Developer

Rera Annisa Putri
Graphic Designer

Lulus dengan gelar Sarjana Teknik dari Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Rera tidak hanya mendesain bangunan. Sampai hari ini, Rera telah mendesain iklan cetak dan collateral untuk perusahaan berskala nasional, termasuk Bank Mandiri, Bank Bumiputera, Female Radio, dan Siloam Hospitals. Rera mendesain logo IYC… ya, microphone-nya ingin mengajak kamu bersuara!

Astrid Wulandari
Cybervolunteers Coordinator

Event

Chandraditya Kusuma
Event Coordinator

Chandra sangat tertarik dengan isu lingkungan, sehingga hasratnya itu membawanya menjadi salah satu core members organisasi The Cure for Tomorrow. Chandra juga menjabat sebagai pengurus OSIS sewaktu ia SMP. Masih dengan kepeduliannya akan alam tersebut, Chandra menjadi anggota komunitas Taruna Pecinta Alam. Ia kini menjadi mahasiswa FISIP UI jurusan Sosiologi, serta menjadi anggota Himpunan Mahasiswa Sosiologi UI. Penasaran dengan susunan acara di Indonesian Youth Conference? Hubungi Chandra untuk informasi lebih lanjut!

Rizki Rinandi
Event Assistant

Citra Natasya
Seminar & Workshop Coordinator

Penari yang sudah pernah ke berbagai belahan dunia untuk memperkenalkan tarian Indonesia ini juga adalah seorang model dan bintang iklan. Kini Citra menjadi mahasiswi Hubungan Internasional di Universitas Pelita Harapan. Selain itu, Citra juga menjadi guru tari dan anggota Traditional Dance Club di UPH. Citra menjadi Favorite Winner dalam COSMOGIRL! OF THE YEAR 2005, model CosmoGIRL!, Gogirl!, Seventeen, Sister, Clean & Clear Facial Foam Product, Subaru, dan IM3. Ia sudah membawakan tariannya di Folkdance Festival and Competition di Yalova (Turkey), Culture Festival and Competition di Polandia, dan banyak lagi. Citra sendiri menjadi coach assistant, dancer, dan art ambassadors CIOFF Indonesia (International Cultural NGO in formal consultative relations with UNESCO).

Zaskia Ridyanti Putri
Seminar & Workshop Team

Niesrina
Seminar & Workshop Team

Bayu Adisapoetra
Music Performance Coordinator

Musik adalah hal yang tidak bisa ditinggalkan Bayu sejak kecil. Puncak prestasinya diraih ketika bandnya, Self-Control, menjadi band pembuka untuk konser Angels & Airwaves di Singapura. Saat ini, Bayu menjadi drummer di band No Talent. Selain kuliah di Bakrie University, Bayu juga bekerja sebagai penyiar di radio Mustang 88FM. Bersama teman-temannya, Bayu mendirikan event organiser JYOTIS Production. Hubungi Bayu apabila kamu ingin tau siapa saja yang mengisi acara festival untuk IYC.

Agrita Widiasari
Music Performance Team

Agrita, itulah panggilannya. Selain membantu Bayu dalam mengurus musik di acara IYC, Agrita menjadi kontributor di Change Magazine dan Project Officer Change Magazine Roadshow 2009-2010. Agrita yang kuliah di Universitas Indonesia Fakultas Ilmu Budaya ini juga pernah menjadi Ticketing Coordinator “Tragedy of Macbeth” karya William Shakespeare di Graha Bakti Budaya, TIM Jakarta.

Prisilla Desfiandi
Music Performance Team

Anggie Setia Natanegara
Logistics Coordinator

Adam Taufik Hulaimie
Logistics Assistant

Alyshia Meidhani
Venue Coordinator

Alyshia merupakan mahasiswi Prasetiya Mulya Business School. Ia tertarik pada bahasa asing, yang membuat semuanya menjadi lebih mudah untuknya… termasuk pergi ke Perugia, Italia, sebagai salah satu delegasi Indonesia di Rassegna Internazionale del Folklore 2006, menjadi tenaga magang di Hotel Le Meridien Bali, serta menjadi panitia ASEAN Economics and Business Students Summit di tahun 2009 lalu. Alyshia akan memastikan bahwa kamu mendapatkan venue terbaik!

Valentine Merrita Sari
Ticketing Coordinator

Val sedang menjalani studinya sebagai mahasiswi di Universitas Atma Jaya. Di samping itu, ia juga pernah menjadi Volunteer di Q Film Festival dan Jakarta Food Guide. Kecintaan Val akan seni menjadikan ia mengajar di La Rose, Kemang, sebagai asisten guru. Di kampusnya, ia menjadi Koordinator Bidang Konseling Tim Peduli AIDS.

External Affairs

M. Umar Sahid
Sponsorship Coordinator

Syarafina Alfiansyah
Sponsorship Team

Vivian
Sponsorship Team

Riana Linda
Sponsorship Team

Ribka Anastasia Setiawan
Media Relations Coordinator

Ribkha merasa sastra adalah hidupnya. Ribkha pernah menjadi salah satu peserta Coaching Cerpen KaWanku tahun 2009. Kini Ribkha menjadi mahasiswi di Universitas Tarumanegara. Di samping mahasiswi, Ribkha juga seorang Freelance Reporter, Marketing Promotion, dan Desainer Grafis. Ia juga sedang merintis majalah online miliknya sendiri bersama teman-temannya.

Aishanatasha Adisasmita
Media Relations Assistant

Aisha telah bepergian ke banyak bagian bumi yang berbeda, yang membuatnya “kaya” akan pengetahuan, teman, dan pengalaman. Aisha tumbuh dewasa di Makassar, Jakarta, Newcastle, dan Sydney, dan baru-baru ini pergi ke Charleston dan Atlanta, Amerika Serikat, sebagai Youth Exchange Study scholar dari Bina Antar Budaya (AFS Indonesia). Karyanya di bidang literatur dan fotografi telah dipublikasikan di berbagai buku dan pameran. Aisha membantu Ribka dalam membuat media tertarik untuk mempromosikan IYC.

Recruitment

Dey Ainiswari
Recruitment Coordinator

Sebagai pelajar, Dey bisa dibilang sangat aktif, baik di bidang akademis maupun non-akademis. Dey pernah menjabat sebagai Ketua OSIS dan Ketua Paskibra, serta sering menampilkan Tari Saman di beberapa acara tingkat regional. Ia mempelajari jurnalisme penyiaran di Universitas Pelita Harapan, dan akan lulus dengan gelar Bachelor of Arts dari Queensland University of Technology dua tahun lagi. Jika kamu terpilih untuk menjadi peserta IYC, Dey akan stand-by selama 24 jam sehari untuk membantumu mempersiapkan segala hal, termasuk tiket pesawat dan akomodasi.

Raka Siga Panji Pradsmadji
Volunteers Coordinator

Keinginan Raka untuk membawa budaya Indonesia kepada dunia Internasional membuatnya mengikuti AFS Exchange Study ke Wisconsin, USA. Raka juga pernah menjadi wakil dari Indonesia di AEISF (Asian-Europe International Science Fair) dalam bidang fisika di Roma dan Genoa, Italy, pada tahun 2005. Atlet pencak silat ini juga sering mempertunjukkan pencak silet di berbagai tempat, seperti di Taman Mini Indonesia Indah, AFS Cultural Showcase, dan lain-lain. Raka juga menjadi volunteer Habitat For Humanity dalam “Build A House” Week, Hope House, Brown Deer Shelter,  sertaYouth Speak Fun Day English Competition. Raka melanjutkan studinya di Uni Sadhu Guna International College. Ingin menjadi volunteer di Indonesian Youth Conference? Hubungi Raka.

Tri Atty Agustin
Volunteers Assistant

Mahasiswi Uni Sadhu Guna International College ini akrab dipanggil Putri. Ia sangat tertarik dalam bidang sastra dan buku, sehingga Putri pernah menjadi penerjemah untuk dosen di Universitas Jayabaya, Universitas Pancasila, dan UPN. Putri juga bekerja sambilan di PT Trans Sukman Perdana sebagai Wakil Sekretaris. Kepedulian akan dunia pendidikan membawanya menjadi Tutor untuk TK, SD, dan SMP di Tanjung Priok dan menjadi asisten guru di sekolah membaca Al-Qur’an. Ia juga pernah menggalang dana untuk korban bencana tsunami di Aceh dan Yogyakarta.

Jadi bagian dari kami!

Ingin menjadi panitia IYC? Klik di sini untuk mendaftar sebagai volunteer.

Alanda membuktikan bahwa umur tidak pernah menjadi masalah untuk membuat perubahan. Ketika masih berumur 14 tahun, novelis muda ini sudah menulis buku dan mendirikan organisasi The Cure for Tomorrow. Alanda juga seorang volunteer Amnesty International dan menjadi perwakilan Indonesia dalam Global Changemakers Forum di London, yang diadakan oleh British Council. Kini ia menjalani kuliah di Bina Nusantara University. Kamu bisa bertanya apa saja padanya, tapi dia akan sangat tertarik apabila kamu bertanya mengenai Indonesian Youth Conference!